Google

Tuesday, September 11, 2007

Tahukah Anda?

Louis Pasteur dikenang sebagai Bapak Ilmu Mikrobiologi. Ia membuktikan teori mikro organisme penyebab penyakit, menemukan proses pasteurisasi dan mengembangkan beberapa vaksin seperti anthrax dan rabies.

Pada awal 1800-an orang belum tahu apa penyebab infeksi. Tak ada yang tahu bahwa mikroorganisme dapat menyebarkan penyakit. Saat itu, belum ada antibiotika atau obat sejenis lainnya. Banyak orang meninggal karena infeksi.

Pasteur menemukan bahwa bakteri merupakan penyebab beberapa penyakit. Ia menunjukkan bahwa bakteri masuk ke tubuh manusia dan berkembang biak. Ia membuktikan bahwa penyakit dapat diatasi dengan menghentikan perkembangbiakan bakteri. Temuan itu kemudian menjadi teori tentang mikroorganisme penyebab penyakit. Teori itu kemudian memicu penemuan antibiotika dan obat pembunuh bakteri lainnya. Temuan Pasteur telah menyelamatkan nyawa jutaan manusia.

Louis Pasteur lahir di Dole, Perancis 27 Desember 1822. Ia belajar fisika dan kimia di Paris. Sebagai professor kimia ia berusaha mengatasi masalah yang dihadapi industri Perancis.

Industri wine di Perancis mengalami masalah pada pertengahan tahun 1800-an karena banyak wine yang mengalami kerusakan. Pasteur menemukan bahwa mikroorganisme telah mencemari wine sehingga rasanya menjadi masam. Ia menemukan bahwa pemanasan sekitar 80 derajat Celcius mampu membunuh mikroorganisme itu dan mencegah kerusakan wine. Temuannya itu kemudian diterapkan pada susu. Proses memanaskan makanan untuk membunuh bakteri itu kini disebut Pasteurisasi.

Pasteur juga membantu industri benang sutera Perancis dari keruntuhan. Pada pertengahan abad ke-19, wabah penyakit telah menyerang ulat sutera sehinga ulat mati sebelum menjadi kepompong. Pasteur menemukan bahwa penyakit berasal dari telur ulat sutra terserang bakteri dan berhasil mengatasinya. Pasteur kemudian menjadi pahlawan nasional karena telah menyelamatkan industri wine dan benang sutera.

Pasteur kemudian menemukan bagaimana untuk membuat vaksin untuk melindungi manusia dan binatang dari penyakit. Hasil pengamatannya menunjukkan bahwa binatang yang terkena infeksi terkadang menjadi kebal terhadap penyakit itu --- yang berarti terhindar dari serangan penyakit baru.Pasteur menemukan bahwa ia mampu melemahkan mikroorganisme itu di laboratorium. Ketika ia memasukkan organisme yang telah dilemahkan ke tubuh binatang maka binatang itu menjadi kebal terhadap penyakit yang disebabkan mikroorganisme itu.Pasteur kemudian membuat vaksin untuk melindungi domba dari penyakit yang disebut anthrax. Temuan penting Pasteur lainnya adalah vaksin Rabies. Vaksin Rabies pertama kali diujicobakan pada seorang bocah berusia 9 tahun yang digigit anjing pengidap rabies. Nyawa sang anak itu akhirnya terselamatkan.

Pada tahun 1888, Pasteur Institute di Paris didirikan untuk meghormati jasa-jasanya. Pasteur pun diangkat menjadi diirektur. Ia bekerja di sana hingga meninggal dunia pada 28 September 1895.

Sumber : Microsoft Encarta Encyclopedia 2006